Tuesday, 24 December 2019

Cara Install Dan Konfigurasi ISCSI Target dan Infinitator Debian 10

December 24, 2019
    ISCSI singkatan dari Internet Small Computer System Interfaces, yaitu adalah Storage Network Protocol, yang biasanya digunakan oleh organisasi untuk menege Storage mereka secara Online.

Server yang menjalan service ISCSI disebut dengan ISCSI Target ,dan client di sebut ISCSI Infiniator. sebelum melakukan config saya akan membahas istilah ISCSI

  •  IQN (iSCSI Qualified Name) = adalah nama unik yang digunakan untuk identifikasi ISCSI Target dan Infiniator
  • Backend Storage = adalah nama perangkat Penyimpanan yang akan digunakan ISCSI target (backstores)
  • Target = adalah Server ISCSI Yang menjalankan layanan ISCSI
  • Initiator = adalah Client yang connect ke ISCSI Target
  • ACL = adalah data yang mencamtumkan ISCSI target untuk diberkan Hak akses
  • LUN = adalah penyimpanan backens (disk,partisi.volume.logical,file.atau tipe penyimpanan
  • PORTAL =  adalah alamat ip dan port yang akan digunkan tartget untuk mendistribusikan layanan 
  • LOGIN = adalah otentikasi untuk meberikan Infiniator hak akses ke lun
dalam artikel ini saya akan menggunakan scanirio seperti dibawah 

+----------------------+          |          +----------------------+
|                 |192.168.33.110 | 192.168.33.105|                 |
| [  iSCSI Target ]    +----------+----------+ [  iSCSI Initiator ] |
|                      |                     |                      |
+----------------------+                     +----------------------+

INSTALL ISCSI TARGET
sebelum memulai config kita harus menginstakk package tartget dengan perintah
#apt install targetcli-fb -y

MEMBUAT BACKEND PENYIMPANAN (BackStores)
untuk memulai config jalankan admin tool targetcli dengan perintah
#targetcli

kita bisa memberikan perintah ls untuk meliaht deriktori
#ls

 dapat dilihat di atas,backstores mempunyai variasi penyimpanan block,fileio.pscsi dan ramdisk
 block dan fileio adalah jenis backstores yang paling sering digunakan, singkatnya block adalah perangkat keras penyimpanan seperti /dev/sdb. kita tidak harus mempunya perankat keras untuk membuat backstrores,kita bisa membuat sebuah file dengan ukurang tetap untuk dijadikan backstores dengan cara menggunakan fileiountu

dalam kasus ini target mempunyai 2 hardisk yaitu /dev/sda(System), dan /dev/sdb. /dev/sdb ini yanng kan saya gunakan untuk block backstores

untuk membuat block backstroes kita bisa menggunakan command
/>backstores/block create name='terserah' dev=/dev/sdb

untuk membuat fileio backstore saya akan membuatnya di diretori /home gunakan command
/>backstrores/fileio create 'terserah' /home/contoh.img 3gib


MEMBUAT ISCSI TARGET DAN PORTAL
Untuk membuat target ISCSI kita harus membuat dan menetapkan iqn target. untuk membuat iqn kita menggunakan command
/>iscsi/
/>create iqn.(tahun)-(bulan).(nama domain terbalik).(nama target)

SETEL LUN
lun digunakan untuk pengelompokan backstores dengan tpg yang spesifik.dalam pembuata lun kita harus mencamtumkan blockstres yang kita buat tadi 

SETEL ACL
acl digunakan untuk mengidentifikasi iscsi infiniator untuk mengakses target backstores. untuk membuat acl jalankan perintah iqn seperti sebelumnya 

setel user id dan password untuk otentikasi ISCSI Infiniator
buatlah userid untuk iscsi infiniator seperti gambar di bawah lalu exit


Install ISCSI Infiniator
pada kasus ini saya akan menggunakan Debian sebagai clint nya. install package infinniatornya dengan perintah 
#apt install open-iscsi -y

setelah itu setel iqn infiniator 
#nano /etc/iscsi/initiatorname.iscsi

lalu setel otentikasinya 
#nano /etc/iscsi/iscsid.conf

simpan konfigurasinya dengan perintah "service iscsid open-iscsi restart" lali discover ISCSI Target nya dengan command
#iscsiadm -m discovery -t sendtargets -p 192.168.33.110

seletah melakukan discover kita login ke iscsi target
#iscsiadm -m node -T iqn.2020-03.com.example.storagesrv01.target01 -l

setelah login.kita bisa melihat cek koneksi kita ke target dengan perintah 
#iscsiadm -m session -o show -P 1

selamat mencoba


Monday, 23 December 2019

Cara Install Dan Konfigurasi DNS Server Debian 10

December 23, 2019

DNS Server itu adalah Server yang bertugas mentralasikan ip address kenama domain dan sebaliknya. coba kalian bayang kan "192.168.33.101" dan  "dapcuter.com", mana yang paling mudah di ingat ?  .pasti kalo orang normal akan memilih dapcuter.com karna pada dasarnya manusia lebih suka mengingat data String dari pada numeric

pada artikel ini saya akan memberikan toturial installisasi dan config DNS Server di Debian 10 dengan Package Bind9

SCANARIO
    Dalam Scenerionya kita mempunyai 3 Server dan 1 End Device yang berada pada network 192.168.33.0/24

-ns1.dapcuter.com  | 192.168.33.101  #Mail Server
-mail.dapcuter.com | 192.168.33.110  #Mail Server
-www.dapcuter.com ,ftp.dapcuter.com | 192.168.33.120   #Web Server dan FTP Server
-dapcuter.com | 192.168.33.130 # End Device

KONFIGURASI DNS SERVER

  Pertama masuk ke super user dengan perintah sudo su ,lalu install package bind9nya dengan perintah "apt install bind9 bind9-doc bind9utils -y". Semua file konfigurasi bind9 ada di /etc/bind

File konfigurasi Globalnya ada di /etc/bind/named.conf ,tapi disini kita hanya akan membuat DNS untuk Local maka dari itu kita menggunakan file /etc/bind/named.conf.local. Sekarang kita membuat zone option nya masuk ke /etc/bind/named.conf.local dan masukan syntax seperti gambar di bawah

sekarang kita masuk ke direktori /etc/bind dan copy file zonanya seperti gambar di bawah

lalu kita masuk ke file db.domain dengan perintah "nano /etc/bind/db.domain"

lalu kita masuk ke file db.domain dengan perintah "nano /etc/bind/db.ip"

dan yang terakhir kita restart bind9 dengan perintah "service bind9 restart" ,dan cek status nya dengan perintah "service bind9 status"


PENGECEKAN 

Di tahap Pengecekan kita akan menggunakan nslookup dan dig. sebelum itu install dulu packege nya dengan perintah "apt install dnsutils -y".dan masukan syntax seperti gambar di bawah




Thursday, 19 December 2019

Konfigurasi NTP Server di Debian 10 (NTPd)

December 19, 2019

Di Artikel ini saya akan memberikan Toturial konfigurasi NTP Server di Linux Debian menggunkan pakage NTPd.

Pertama kita install dulu pakagenya dengan perintah "apt install ntp -y

setelah itu buka File konfigurasinya di /etc/ntp.conf, nonaktikan default setting dan  NTP server di TimeZone anda dengan memberikan tanda # seperti gambar di bawah

lalu berikan rentang ip yang diperbolehkan memintah sinkronisasi ke NTP Server dengan snytax  "restrict 192.168.56.0 mask 255.255.255.0 nomodify notrap"


setelah itu restart service ntp nya dengan syntax "service ntp restart" agar konfigurasi tadi terload dan gunakan syntax "service ntp status" untuk mengecek status Service

selamat mencoba:)


Setel Time, Date , dan TimeZone di Linux

December 19, 2019
Mempunyai waktu yang tepat di Linux sangan penting, Tidak peduli kalian menggunakan Linux untuk Keperluan Pribadi atau kebutuhan Server. Jadi di Artikel ini saya akan memberikan toturial Setel date di Linux kalian

untuk mengecek waktu di linux kalian bisa memnggunakan syntax "date"

untuk Setel Tanggal di command line kalian bisa menggunakan syntax "date +%Y%m%d -s "TahunBulanTanngal", sebagai contoh saya akan mengubah waktunya ke 2003 maret 03
dengan syntax "date +%Y%m%d -s "20030303" "

kalau untuk set waktunya gunakan syntax "date +%T -s "Jam:Menit:Detik" ", sebagai contoh saya akan mengubah waktunya ke jam 3 di menit 33 detikke 33 dengan syntax
"date +%T -s "03:33:33" "

"Terus kalo mau ubah waktu dan tanggal sekalian bisa gak?" Jawabannya bisa malah ini cara paling gampang, gunakan syntax "date -s "tangga Bulan tahun Jam:menit:detik", contohnya saya ingin mengubah date ke 03 maret 2003 di jam 03.33.33 Seperti gambar di bawah

Untuk mengubah timezone kita cp file timzonenya ke localtime sebagai contoh saya ingin mengubah zone time ke WiTA(Makkasar) jadi snytaxnya "cp /usr/share/zoneinfo/Asia/Makassar /etc/localtime" seperti gambar di bawah

Selamat mencoba